century

centurygate (baca kasus century) yang ditangani pansus dimana pansus merupakan hakim “politik” memunculkan permasalahan baru yaitu

1. konsistensi KOALISI, partai demokrat merasa dipecundangi oleh teman kaolisiNya (Golkar dan PKS ). hal ini yang membuat SBY menjadi Was-was mengenai integritas kabinetNya. maka dari itu rumor Re-shuffle kabinet muncul, dengan logika koalisi telah hancur maka kabinet non-supporting yang telah membelot harus dibersihkan agar pemerintahan lebih stabil

2. Putusan pansus mengenai Centurygate akan terbelah menjadi keputusan fraksi, dan kalo seperti ini kekuatan hukumNya akan “Mandul ” karena suara tidak contem of parlemen atau memenuhi 2/3 anggota DPR.

3. Hampir Dipastikan bahwa Wakil presiden BOEDIONO akan diturunkan, beserta Anton R pardede dan Robert tantular (baca akan di-usut ke MA)

4. Pemakzullan (penurunan paksa presiden) mencuat karena dugaan sementara kuat dan pansus (kubu Golkar dan PDIP) bahwa Presiden ikut terlibat dalam mengambil keputusan Bail Out Century Bank hal ini dari penjelasan Marsilam Simajuntak dan Sri Mulyani

Kasusu Century sangatlah luas karena walaupun merupakan masalah Hukum, tetapi sudah memasuki ranah Politik dalam negri

saya disini akan membahas spesifikasi dari Koalisi Partai, sehingga pembahasan tidak akan terlalu meluas .

dan pada kenyataannya, dua partai tersebut memegang peran penting dalam pengambilan keputusan kasus skandal Bank Century. jika mereka setuju dengan inisiatif pemerintah menalang dana untuk Century, suara mayoritas di pansus akan naik menjadi 23 suara. namun bila kedua fraksi tidak setuju alias berada di kubu oposisi, suara yang menolak kebijakan bail out menjadi 16 suara. artinya, arah politik DPR akan berubah

Point nya adalah dimana kita akan Pro atau Kontra terhadap sikap Fraksi Partai Golkar dan Fraksi PKS dalam pembahasan masalah Century yang tergabung dalam Pansus

ketika kita mengambil sikap PRO itu berarti kita setuju terhadap sikap yang telah diambil kefua fraksi diatas, alasanya adalah

sedangkan ketika kita Kontra, maka kita tidak setuju terhadap sikap yang telah diambil kefua fraksi diatas.

Partai Demokrat, Partai Amanat Nasioanal, Partai Kebangkitan bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Golkar, dan Partai Keadilan sejahtera masuk dalam Koalisi Pendukung Kebijakan Pemerintah, sedangkan dari awal PDI-P adalah partai oposisi, tetapi belakangan muncul wacana bahwa dua Partai yaitu Partai Golkat dan Partai Keadilan Sejahtera kerap dinilai tidak loyal terhadap mitra koalisi karena kedua fraksi tersebut dalam pansus sering mengeluarkan kritik tajam dan mengeluarkan pendapat yang berseberangan dengan partai Demokrat. Partai Demokrat menanyakan Kesetiaan PKS dan Partai Golkar  terhadap Kesepakatan Koalisi. Sekjen Partai Demokrat Amir Syamsuddin bahkan menilai sikap mereka telah merugikan pemerintahan SBY yang semestinya didukung koalisi.

Saya kira Partai Demokrat tersebut hanya berdasarkan ketakutan jika temuan Pansus angket Bank Century tersebut menyudutkan pemerintah, karena saya beranggapan apa yang dilakukan anggota pansus dari kedua fraksi tersebut sudah sesuai, yaitu konsisten membuka kebenaran. Diluar entah kedua Partai tersebut mempunyai kepentingan atau tidak di Pemerintahan, yang jelas mereka ingin menciptakan good governance.

Kasus bank Century adalah masalah Hukum, idealnya kasus itu diarahkan ke ranah hukum. Pansus  angket Bank Century DPR mencari untuk menemukan data-data dugaan pelanggaran, tetapi finishing touchnya di ranah hukum. Tetap berjalan sesuai standar yang berlaku.

PKS dalam menjalankan tugasnya selalu mengacu  dalam piagam kerja sama Partai Demokrat dan PKS yang menjadi rujukan koalisi kedua partai sepakat mengutamakan kepentingan rakyat, memberdayakan parlemen dan pemerintahan bersih, terhormat serta bebas KKN. Senbenarnya  tidak ada hubungan anatara Koalisi dengan Pansus angket Century. Koalisi dibangun untuk  sebuah kontrak politik besar yakni koalisi untuk membangun pemerinthan good and clean governance. Kritik yang disampaikan anggota fraksi untuk mengungkap dugaan potensi pelanggaran yang dilakukan pihak tertentu karena melanggar aturan perbankan dan keuangan  PKS mencatat terdapat 18 pelanggaran yang terjadi. Mulai dari proses merger bank Century, pengubahan peraturan BI, Pemberian fasilitas Pinjaman jangka Pendek dan Bailout

Sedangkan yang menjadi alasan Partai golkar untuk tetap konsisten mengungkap kasus Century adalah agar kasusu tesebut jadi terang benderang dan tidak menjadi fitnah terhadap pemerintah dan pejabat pemerintah,. Menurut Golkar sikap anggota Fraksi di pansus merupakan wujud dari Komitmen Golkar untuk menjaga Koalisi, melakukakannya dengan prinsip clean and clear sehingga tidak perlu ada pihak pihak yang gelisah

Partai Golkar menilai 70 persen pelanggaran dilakukan oleh BI, dan 30 persen pelanggaran dilakukan oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan

makabeberapa pertanyaan yang muncul adalah

  1. seluk beluk mengenai koalisi
  2. integritas koalisi
  3. kenapa bisa samapi memnuculkan hak prerogatif presiden untuk mereshuffle kabinet
  4. mengenai laporan BPK yang sepertinya kurang bahkan tidak begitu di indahkan
  5. landasan hukum pansus, koalisi, dan segala mengenai seluk beluk koalisi
  6. kinerja Pansus dibiayai oleh siapa ?APBN kah ?
  7. mengapa menjadi absurd batasan anatar politik dan hukum ?
  8. ketika Presiden SBY di makzulkan, maka masihkah koalisi tersebut berlaku ?
  9. siapa yang memilih dan membentuk Pansus ??

ditunggu pendapat, jawaban, kritikan dan saran dari tulisan saya tersebut diatas

Sumber informasi : Yoga Sukmawijaya

terimakasih ^^

The URI to TrackBack this entry is: https://thatsmekrs.wordpress.com/2010/02/06/century/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentTinggalkan komentar

  1. PKS-G0Lkar membeL0t dr koaLisi bkn tanpa sebab.mereka merasa tak puas atas kinerja presiden dLm pembentukan KIB JLd 2..
    Jd,bkn haL br kLw mereka mengganggap kasus century adL m0ment membentuk integritas partai masing2..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: